Sebaik-baiknya anti virus yang kita miliki akan percuma
tanpa di update. Karena setiap hari banyak sekali virus-virus yang bermunculan semakin hebat dan merusak
oleh karena itu proses update sangat di perlukan sekali.
penulis menganjurkan mengupdate anti virus minimal dua minggu sekali agar pc kita selalu dalam keadaan fresh dan selalu siap untuk digunakan.
Sekedar informasi,mungkin bisa membantu
berikut beberapa update atau master anti virus yang bisa di download gratis dari internet.
Master Antivir dapat didownload disini
Updetan Antivir dapat di download di sini
Update AVG Anti-Virus dapat didownload di sini
Update Symantec Antivirus dapat didownload disini
Ansav Antivirus dapat didownlod
link update anti Virus
0
comments
Posted by
claryssa Florist
at
1:38 AM
0
comments
Labels: Anti virus dan Tips nya
Tips Mengembalikan folder yang di Hidden oleh Virus
untuk memunculkan kembali folder yg telah dirusak atau di hidden oleh VIRUS
untuk memunculkan kembali folder-folder
yang disembunyikan pada flashdisk dan
folder system32 Windows harus dilakukan
secara manual melalui command prompt
dengan perintah attrib.
CARANYA:
attrib -r -h -s F:\*.* /s/d
F adalah drive untuk Flashdisk atau
Klik Start > Run
ketik cmd
masuk ke drive flashdisk, mis drive F
ketik F:
trus attrib -s -h /S /D
perintah di atas bakalan munculin lagi
folder2 yg di hidden, termasuk sub-sub
folder di dalamnya serta file2 yang ada.
Kembalikan file ms.word yang
disembunyikan oleh virus Decoy.A
* Klik [Start]
* klik [Run]
* ketik [cmd]
* kemudian tekan tombol [Enter]
Attrib –s –h C:\*.doc /s , kemudian tekan
tombol [Enter]
Catatan: jika ingin mengembalikan
data ms.word yang ada didrive lain
[contoh: D atau USB] tulis perintah
diatas dengan mengganti lokasi drive
yang akan diperiksa, dengan format
Attrib –s –h %lokasi drive%:\*.doc /s
Contoh : Attrib –s –h D:\*.doc /s
Posted by
claryssa Florist
at
12:23 AM
1 comments
Labels: Anti virus dan Tips nya
Mencegah Virus dengan Deep freeze
0
comments

Komputer anda terkena virus? program terhapus secara tidak sengaja? komputer mendadak hang setelah anda install sesuatu? Kalau anda memakai Deep Freeze, hal ini akan bisa cegah...
Untuk memakai Deep Freeze sebaiknya komputer anda dibagi menjadi setidaknya 2 partisi yaitu partisi "master" untuk instalasi sistem OS komputer seperti Windows, yang kedua partisi "secondary" untuk data, installer maupun backup. Ada beberapa orang yang memakai software ini membagi partisinya hingga 3 sampai 4 untuk data/installer/backup. Saya sarankan kalau komputer anda mempunyai memori besar dan harddisk yang aksesnya cepat (SATA setidaknya) baru boleh melakukannya karena sistem komputer akan menjadi lambat terutama ketika loading.
Yang anda pakai untuk Deep Freeze hanya partisi sistem anda saja atau partisi "master" karena partisi ini yang paling banyak diserang oleh virus atau mengalami masalah dengan OS ketika startup. Untuk partisi data sebaiknya tidak perlu dipasang Deep Freeze karena anda tidak ingin ketika komputer anda restart data anda hilang atau kembali ke posisi semula sebelum terjadi perubahan. Kalau komputer anda singel partition (hanya ada "C" saja tidak ada "D", dimana "D" bukan CD/DVD-ROM atau RW), sebaiknya anda jangan memakai software ini kecuali anda mau mengubahnya menjadi 2 partisi dengan menggunakan software seperti Partition Magic.
Satu hal yang penting lagi, untuk pengisian password, anda jangan sampai lupa password anda karena akan berakibat fatal bagi anda karena tidak dapat mengubah setting dari Deep Freeze dan bahkan tidak dapat meng-uninstallnya. Ada software yang bernama XDeepFreeze dapat mengatasi hal ini tapi software ini kadang-kadang dapat merusak sistem OS anda.
Deep Freeze sangat cocok untuk komputer yang biasanya fungsinya cuma untuk menjalankan software yang sifatnya rutin dan jarang terjadi perubahan, seperti:
1. Komputer yang ditaruh di tempat umum dan bisa diakses oleh beberapa orang seperti komputer di sekolah, perpustakaan, bank, dan kantor pemerintah atau layanan publik
2. Komputer yang digunakan untuk rental seperti warnet dan game center
3. Komputer kerja di kantor atau di rumah yang sering akses ke internet dan install program buat testing saja setelah itu di uninstall
4. Komputer yang sering kena virus, yang pemakainya tidak mau ambil pusing tiap kali install atau format Windows
5. Server komputer yang biasanya dipakai untuk akses online atau internet
Deep Freeze sendiri membagi produknya menjadi beberapa jenis. Untuk kategori client dan server dan masing-masing terbagi lagi menjadi Deep Freeze Standard dan Deep Freeze Enterprise. Kalau anda untuk pemakaian di komputer rumah, kantor maupun warnet saja, sudah cukup anda memakai Deep Freeze Standard untuk client saja.
Download
Di kutip dari : www.ketok.com
Posted by
claryssa Florist
at
7:35 AM
0
comments
Labels: Anti virus dan Tips nya
Menghindari Virus dengan mematikan Auto run
Ada kalanya virus telah masuk ke dalam Flashdisk, dan akan menyebar melalui Autorun pada saat Flashdisk ditancapkan melalui komputer Anda.
Untuk itu ada baiknya kita menon aktifkan fungsi autorun pada komputer kita.
Untuk Disable Autorun/Autoplay dapat menggunakan beberapa cara diantaranya :
(jalankan hanya salah satu)
1. Disable Autorun/Autoplay melalui registry, caranya:
- Buka Registry Editor
- Klik menu [Start | Run | pada dialog box RUN ketik regedit]
- Browse ke alamat registry berikut
:
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_USERS.DEFAULTSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
- Kemudian klik kanan pada string
NoDriveTypeAutoRun
- Alamat registry yang harus diubah agar autorun tidak aktif
- Isi value data dengan ff yang berarti fungsi Aturun/Autoply akan di matikan pada 255 drive
- Merubah value NoDriveTypeAutorun
- Klik Tombol [OK]
- Keluar dari “Registry Editor”
- Restart komputer agar perubahan ini berjalan
2. Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS], caranya:
- Klik menu [Start]
- Klik [Run]
- Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
- Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
- Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”
Interface Group Policy “User Configuration”
Interface Group Policy “Computer Configuration”
- Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik
tabulasi [Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off
Autoplay” kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”
o Kemudian klik tombol “OK”
o Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy”
o Restart komputer
Semoga langkah - langkah diatas berguna bagi kita semua, terimaka
Posted by
claryssa Florist
at
7:18 AM
0
comments
Labels: Anti virus dan Tips nya
